Loyalty Program Untuk Product Advocate

loyalty-program

Loyalty Program Untuk Product Advocate

I. Siapakah Product Advocate?

Mari kita pikirkan tentang perjalanan pelanggan (customer’s journey) pada umumnya. Konsumen biasanya terdorong untuk membeli produk karena harganya, kualitasnya, desainnya, atau dengan rekomendasi oleh product advocate. Advocate biasanya adalah karyawan yang dapat memberikan penjelasan sebuah produk di sebuah outlet.

II. Perusahaan apa yang bergantung pada Product Advocate?

Produk apapun yang dijual di pasar dapat mengambil manfaat dari rekomendasi para advocate, misalnya pramuniaga atau pemilik toko. Namun, beberapa produk yang lebih kompleks membutuhkan dorongan dari seseorang yang terpercaya untuk mendorong konsumen dalam membeli produk tersebut. Contohnya: 

  • Montir di bengkel: untuk produk oli, ban, sparepart lainnya.
  • Mandor proyek: untuk semua barang bahan bangunan.
  • Hairdresser salon: untuk berbagai jenis produk perawatan.
  • dll

Perusahaan inilah yang sangat bergantung kepada para advocate karena mereka dipercaya oleh konsumen untuk memberikan rekomendasi produk yang paling tepat untuk mereka. 

III. Bagaimana product advocate menguntungkan perusahaan?

  • Meningkatkan sales: advocate yang dengan relasi yang baik dengan perusahaan dapat membuat merek Anda populer di toko
  • Ekspansi bisnis: jika insentif yang diberikan bagus dan menarik, advocate bahkan akan mencoba lebih giat dalam merekomendasikan produk Anda di atas produk kompetitor
  • Membangun loyalitas konsumen: beberapa advocate sangat pandai dalam berkomunikasi sehingga mereka bahkan bisa membantu Anda untuk membangun kepercayaan dengan konsumen dalam jangka panjang

Jika konsumen puas dengan pembelian sebelumnya berdasarkan rekomendasi product advocate, mereka akan lebih memilih untuk membeli produk yang sama lagi. Kesetiaan ini sangat penting terutama dalam pasar produk yang kompetitif.

IV. Bagaimana cara menarik perhatian product advocate?

Selama ini, product advocate di outlet bukanlah karyawan perusahaan brand merk atau principal. 

Untuk mempererat relasi dengan advocate perusahaan mulai membuat loyalty program khusus untuk product advocate di toko-toko. Berbagai macam jenis program yang dapat diatur berdasarkan produk atau layanan yang principal tawarkan. 

V. Kompleksitas Program Loyalitas

Kebanyakan mereka bergerak secara individu, maka perusahaan principal selama ini sulit untuk melacak angka penjualan dan performa kinerja mereka. Isu yang sering muncul antara lain:

  • Pendataan performa individu secara manual menghabiskan banyak waktu
  • Kurangnya transparansi data poin yang sudah terkumpul bagi advocate
  • Distribusi hadiah yang sulit dikontrol
  • Data pasar yang terbatas untuk digunakan dalam strategi pemasaran

Maka dari itu, di era digital ini, banyak perusahaan yang mulai meninggalkan program berbasis kertas (voucher sobek, stempel, dll).

VI. Advotics Advocate Relationship Management 

Beberapa perusahaan mulai menggunakan aplikasi digital berbasis mobile untuk program loyalty mereka. Namun pastikan platform harus:

  • Mudah digunakan: Mulai dari pendaftaran, pengumpulan poin, pengecekan pencapaian poin, hingga penukaran poin hanya dalam 1 aplikasi
  • Capture data kinerja advocate secara granular: performance individu, data untuk setiap area geografis, waktu, dan SKU produk
  • Banyak merchant untuk menukar poin: penukaran voucher elektronik supermarket, voucher prabayar, dan e-commerce lainnya, serta produk fisik yang bisa dikirim ke lokasi 
  • Gamification yang dipersonalisasi: roda skor poin mendorong keaktifan product advocate secara psikologis untuk terus menambah poin
loyaltypoint
E-Voucher-Supermarket

Dengan menggunakan Advocate Relationship Management, perusahaan tidak lagi menggunakan kupon kertas dan sistem manual lainnya. Pemilik toko dapat menukarkan poin loyalitas mereka dengan voucher elektronik, voucher seluler prabayar, dll. 

campaign-dashboard

Manajer dan supervisor perusahaan juga dengan mudahnya mengelola, mengendalikan, dan memantau berbagai promosi campaign di loyalty program dalam waktu bersamaan. Personalisasi di loyalty program dapat disesuaikan berdasarkan waktu dan lokasi toko, dengan berbagai strategi distribusi yang siap pakai (off-the-shelves) dan dapat diatur secara real-time.

Share :