Apa Yang Baru Dalam Workforce Management System Advotics?

workforce-mobile-new

Apa Yang Baru Dalam Workforce Management System Advotics?

Kami telah memperbaharui desain dashboard web portal Workforce Management System , meluncurkan desain terbaru aplikasi, menambahkan fitur pengelompokan ke modul survei dan laporan, dan memperbaharui fungsi KPI. Pembaharuan ini akan mempermudah Anda berbagi informasi penting dengan tim Anda.

Di tahun 2020 ini, mengumpulkan data tidak lagi menjadi hal yang baru bagi sebagian besar perusahaan, tantangannya adalah bagaimana cara terbaik dalam menampilkan data agar dapat cepat dimengerti oleh penggunanya (baik di mobile apps dan web platform).

Tampilan Workforce Management System 

  1. Tampilan Apps Terbaru

Home page di mobile Workforce Management System didesain dengan tujuan untuk mempercepat workflow kerja karyawan lapangan. Salah satunya dengan memasukkan ‘Activity Summary’, rencana kegiatan hari ini untuk merekap rencana perjalanan dan aktivitas karyawan lapangan. Fitur ini mempermudah karyawan lapangan dalam membagi waktu kunjungan dan mempersiapkan kegiatan mereka di hari tersebut .

Selain itu, tampilan apps kini lebih lean dan modern dengan custom button untuk menentukan menu mana saja yang muncul di homepage. ‘Banner’ juga dimasukan di dalam home page untuk mempercepat alur berita dan informasi terkini dari kantor pusat ke karyawan lapangan langsung. Berita dapat disesuaikan oleh kepentingan perusahaan, contohnya, seperti promosi terkini dan diskon-diskon produk tertentu.

  1. Tampilan Web Dashboard Terbaru

Dashboard di Workforce Management System digunakan oleh supervisor dan manajemen untuk menampilkan performa bisnis paling penting dan kritikal dengan ringkas, padat, dan jelas. Web didesain bertujuan agar supervisor dan manajemen dapat melihat dan memahami data dalam waktu sesingkat mungkin. 

Satu tampilan untuk meninjau semua informasi, menunjukkan tren penjualan, updates di lapangan, dan grafik analitik untuk mendorong manajemen dalam pengambilan keputusan.

– Quick review: summary total penjualan dan perubahan per periode (misal Year on Year atau Year to Date)
– Sales overtime: trend peningkatan atau penurunan nilai penjualan
– Customer overview: jumlah toko teregistrasi, total toko dikunjungi, dan performa sales order masing-masing
– Product insight: penjualan produk per produk atau kategori
– Customer retention: ringkasan persentase konversi dan produktivitas toko

Modul Service Ticket Terkini

Service ticket di Workforce Management System utamanya digunakan oleh tim teknisi untuk mendokumentasikan penanganan komplain dan menjadwalkan kunjungan perbaikan. Ketika pelanggan memiliki masalah, user akan menginisiasi service ticket. Lalu, teknisi akan berkunjung ke toko untuk merespons service ticket tersebut. Ketika masalah teratasi, ticket diselesaikan.

Service yang baik dapat sangat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mempertahankan loyalitas. Untuk menangani volume permintaan service yang tinggi, Advotics mengakomodasi waktu respons yang lebih cepat dan lebih akurat.

Fitur seperti ‘Public response’ dan ‘Private comments’ juga akan memperlancar jalur komunikasi antar teknisi yang menjalankan service di lapangan dan tim customer support yang menerima permintaan tersebut. Sedangkan fitur progress report seperti ‘Mark as on check’ dapat memastikan semua permintaan tetap berjalan lancar dan tidak ada yang terlewati. 

Selain dari itu, fitur ‘Perbaikan langsung’ juga dapat mempercepat resolusi permintaan service ticket apabila teknisi telah ada di lapangan yang langsung menerima permintaan dari pelanggan. 

– Tipe service ticket: dapat membedakan service ticket yang masuk dari karyawan maupun langsung dari pelanggan/pengecer
– Public response: komentar dan informasi tambahan dari user untuk seluruh user pengguna
– Private comments: komentar yang ditunjukkan oleh user tertentu
– Mark as on check: menandai bahwa tiket dalam pengecekan oleh user tertentu
– Perbaikan langsung: apabila karyawan yang menerima komplain dapat langsung menindaklanjutinya

Peningkatan Fitur Parameter dan Rapor KPI

Singkatnya, metrik KPI ada untuk mengukur kemajuan kinerja karyawan, dan membuat penyesuaian sepanjang jalan untuk memastikan perusahaan on track dengan target.

Selain melalui di web Workforce Management System, rapor pencapaian KPI di platform Advotics juga bisa dilihat oleh setiap staf melalui mobile apps agar mereka tahu dan bertanggung jawab atas KPI mereka sendiri. Memegang individu untuk bertanggung jawab atas hasil tim itu agak sulit. Tetapi dengan KPI individu yang terintegrasi di mobile sendiri-sendiri, karyawan tidak hanya dapat mengukur target mereka sendiri, tetapi para manajer juga dapat melihat karyawan mana yang paling berkontribusi. 

Untuk sistem KPI yang lebih personal, Advotics sekarang ada 2 tipe parameter yang bisa diatur dalam sistem. Yang pertama ‘Target Parameter’ di mana pencapaian berasal dari data aktivitas karyawan di lapangan. Parameter tersebut dapat dipilih dari target KPI yang dituju. 

Yang kedua adalah ‘Custom Parameter’ di mana pencapaian tersebut adalah parameter target tambahan yang diisi secara manual. Parameter ini dapat membantu memantau pencapaian parameter yang sifatnya kualitatif. Dengan kedua tipe tersebut, diharapkan KPI yang diatur untuk para karyawan semakin spesifik dan personal. 

Share :